Rabu, 07 November 2012


BILANGAN ASLI
Dalam matematika, ada dua kesepakatan mengenai himpunan bilangan asli. Yang pertama,  yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol {1, 2, 3, 4, ...}. Sedangkan yang kedua adalah himpunan nol dan bilangan bulat positif
10 angka pertama adalah  (1,2,3,4,5,6,7,8,9,10)

BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu {0, 1, 2, 3 ...}. Dengan kata lain himpunan bilangan asli ditambah  0.Jadi, bilangan cacah harus bertanda positif
10 angka pertama bilangan cacah adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)

BILANGAN GENAP
Bilangan yang terdiri dari angka yang genap contoh (2,4,6) dan itu bilangan itu juga terdiri bilanagan asli di mulai dari angka 2 setelah tu di tambah 2
10 angka pertama bilngan genap (2,4,6,8,10,12,14,16,18,20)

BILANGAN GANJIL
Bilangan yang  terdiri dari bilangan ganjil contoh (1,3,5) dan bilangan  itu terdiri dari bilangan asli dan di mulai dari angka 1  setelah itu di tambah 2
10 angka pertama bilangan ganjil  (1,3,5,7,9,11,13,15,17,19)

BILANGAN PRIMA
Merupakan bilangan asli yang hanya dapat dibagi oleh bilangan itu sendiri dan satu, jadi bisa dikatakan bilangan prima hanya mempunyai 2 faktor, misalnya : 2,3,5,7,11,…..
10 angka pertama bilangan prima adalah(1,3,5,7,11,13,17,19,23,29)

BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau  hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Sepuluh bilangan komposit yang  pertama adalah  atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua.
10 angka pertama bilangan komposit 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, dan 18

BILANGAN PERSEGI
Bilangan persegi: 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, ….
Mengapa disebut pola bilangan persegi ? Perhatikan pola bilangan pada gambar berikut.

Pola bilangan tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut:

Ternyata banyaknya titik yang membentuk barisan persegi tersebut sama dengan cara mencari luas sebuah persegi, yaitu sisi x sisi. Maka untuk bilangan kesembilan dari pola tersebut adalah  81, didapat dari 9 x 9 = 81.
Jadi, rumus untuk mencari bilangan ke-n dari pola bilangan persegi adalah
                                          rumus bilangan persegi adalah N x N = N2


10 angka pertama pada bilangan  persegi (1,4,9,16,25,36,49,64,64,100)


BILANGAN SEGITIGA

Kenapa disebut pola bilangan segitiga ? Coba  perhatikan jika bilangan diatas disusun akan menjadi seperti ini:

Pola bilangan tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut:
Jadi, rumus untuk mencari bilangan ke-n dari pola bilangan segitiga adalah
1/2 n(n + 1)
10 angka pertama bilangan segitiga adalah (1,3,6,10,15,21,28,36,45,55)
Finish sir !

1 komentar: